Film Fatherhood Menampilkan Ketangguhan Mengurus Anak ala Kevin Hart

Film Buat Bapak yang Sayang Anak

Selama ini, diantara ayah dan ibu, siapa yang lebih banyak turun tangan dalam mengurus anak sejak masih bayi? Mungkin sebagian dari kita menjawab ibu berperan lebih banyak. Para ayah sebisa mungkin menyeimbangkan apa yang mereka bisa untuk mendukung istrinya. Tapi, bagaimana jika ayah harus mengurus anaknya seorang diri tanpa istrinya—bahkan sejak anaknya lahir. Aktor ternama Kevin Hart harus menjalani peran sebagai ayah sekaligus ibu bagi putri semata wayangnya, semuanya akan lengkap diceritakan di film Fatherhood yang tayang di Netflix.

Fatherhood

Menjadi Ayah dan Ibu Sekaligus untuk Putri Tercinta

Matthew Logelin (Kevin Hart) harus menerima kenyataan yang bertolak belakang sekaligus. Istrinya, Liz (Deborah Ayorinde), meninggal dunia setelah melahirkan putri mereka yang bernama Maddy (Melody Hurd). Matthew memutuskan mengurus sendiri Maddy sambil menjalani aktivitas sehari-hari. Mengasuh anak sekaligus menjadi orangtua tunggal bukanlah pekerjaan mudah, namun Matthew tidak menyerah. Ia terus belajar bagaimana menjadi ayah hingga urusan mendandani Maddy sebelum pergi sekolah dan bermain bersama. Matthew tak segan bergabung di kelas parenting yang semua pesertanya adalah para ibu dan anaknya. Keluarganya yang khawatir dengan kondisi Matthew menghargai keputusan yang ia pilih untuk memberikan sosok ayah dan ibu tanpa diganti oleh siapapun. Penuh jungkir balik, air mata, emosi tidak menggentarkan kasih sayang dan cinta Matthew untuk Maddy dan Liz.

Dinamika Orangtua Tunggal dari Sisi Ayah

Terinspirasi dari kisah nyata, ada beberapa orang yang menjalani peran sebagai orangtua tunggal dengan beragam alasan. Menariknya di film Fatherhood cerita orangtua tunggal diangkat dari sisi seorang ayah yang mengalami. Tidak sedikit orang-orang di sekitar Matthew yang meragukan keputusannya, bahkan terang-terangan meminta Matthew menghadirkan sosok ibu—dari seorang perempuan—ke hadapan Maddy untuk melengkapi hidup mereka. Ada pergolakan batin yang menghimpit Matthew. Menghadirkan sosok ibu pada Maddy berarti ia harus pindah ke lain hati dari Liz yang sudah pergi untuk selamanya.

Baca juga:  Review Kate: Transisi Action Memuaku Dari Mantan Ramona Flowers

Matthew membuktikan jika ia bisa mengurus Maddy sekaligus tetap mencari nafkah. Bangun tengah malam karena anak menangis hingga tidak bisa tidur padahal di kantor ada meeting penting sudah menjadi bagian keseharian Matthew. Membawa Maddy ke kantor juga pernah ia lakukan. Berurusan dengan poop? Matthew sudah kebal. Ada saja parenting style yang dilakukan Matthew dan selalu membuat khawatir ibu mertuanya apa yang Matthew lakukan terhadap cucu satu-satunya. Beruntung Matthew mendapatkan pengasuh anak dan kadang dua sahabatnya, Jordan dan Oscar, membantunya mengurus dan bermain bersama Maddy.

Apa yang dilakukan Matthew demi anaknya patut diapresiasi. Dengan caranya sendiri, ia bisa memenuhi keinginan Liz dalam hal mengurus anak. Matthew sebisa mungkin selalu ada untuk Maddy meski itu harus mempertaruhkan ego dan harga diri. Debat dengan orangtua lumrah terjadi, tidak ada yang ingin mengalah. Berbesar hati menerima keputusan anak untuk mengurus rumah tangga sendiri dan memberi kesempatan melakukannya adalah langkah baik demi proses pendewasaan diri.

Every Father Deserves to be Happy

Sejak memiliki anak, definisi having fun ala Matthew sudah bergeser. Yang biasanya menghabiskan banyak waktu di bar, ia alihkan untuk menemani Maddy tidur atau bermain bersama. Bermain kartu bersama Oscar dan Jordan yang biasanya ditemani minuman keras, Matthew menggantinya dengan biscuit, kripik, dan minuman manis favorit Maddy kala si gadis kecil juga ikut bermain, malah terasa lebih menyenangkan. Kadang tanpa disadari kehadiran anak membawa perubahan signifikan di hidup seseorang.

Apa tidak ada waktu bagi Matthew untuk sekedar me-time? Tentu saja masih. Ibu mertuanya tidak masalah jika harus menjaga Maddy di saat Matthew ingin kongkow dengan sahabatnya atau karena urusan pekerjaan. Matthew berkenalan dengan perempuan muda bernama Lizzie dan mulai berpacaran dengannya. Maddy sudah memberikan persetujuannya pada Lizzie dan Matthew, hubungan Maddy dan Lizzie pun menjadi lebih dekat. Dunia tetap berjalan seperti biasa, hidup harus terus bergerak maju. Meski ada duka di masa lalu, bukan berarti masa depan harus disambut dengan kelam. Ada hari-hari baru yang lebih baik diisi dengan kenangan baik bersama orang tersayang. Setiap ayah punya caranya sendiri membesarkan anak dan menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Tinggal kesempatan dan kemauan untuk mewujudkannya, seperti yang Matthew lakukan.

Leave a Reply

Loading…

Written by Annisa Balqis

nonton avatar the last airbender

Nonton Avatar The Last Airbender (2005) Subtite Indonesia

nonton angel has fallen

Nonton Angel Has Fallen (2019) Subtitle Indonesia