7 Film Perang Dunia II Terbaik yang Sayang Dilewatkan

film perang dunia II

Perang Dunia II adalah konflik terbesar, paling berdarah, dan paling mengerikan yang pernah terjadi dalam sejarah umat manusia. Akan tetapi, jika diangkat menjadi ide cerita film layar lebar, penderitaan selama perang akan menjadi sesuatu yang berbeda. Perang Dunia II akan tampak lebih ekspresif, kreatif, dan konstruktif.

Makanya tak heran apabila film bertemakan perang khususnya Perang Dunia II sering mendapatkan apresiasi tinggi dari kritikus film. Selain itu, tak sedikit pula yang berhasil memboyong penghargaan film internasional.

Dalam artikel ini penulis akan membahas tujuh film terbaik dengan tema tersebut.

Film Perang Dunia II Terbaik

Ketujuh film yang tertera di bawah ini sebenarnya tak cukup untuk menggambarkan entri terbaik dari genre Perang Dunia II.

Namun demikian, setidaknya dapat memberikan penonton basis pengetahuan yang cukup bervariasi tentang entri terbaik yang ditawarkan film bertemakan Perang Dunia II.

Stalingard (1993)

Stalingard merupakan film besutan sutradara Joseph Vilsmaier. Film yang diambil dari perspektif Jerman ini menggambarkan Pertempuran Stanligard, salah satu pertempuran paling berdarah pada Perang Dunia II.

Stalingard mengisahkan sekelompok prajurit Nazi Jerman yang dikirim ke Uni Soviet untuk bertempur di Pertempuran Stalingard. Pada akhirnya, pasukan Nazi Jerman dikepung oleh pasukan Soviet dan mereka terpaksa harus bertahan hidup di tengah-tengah musim dingin yang menusuk di kota Stalingard.

Setelah perilisannya, film ini mendapatkan apresiasi dari ajang penghargaan Bavarian Film Awards untuk kategori Sinematografi Terbaik, Editing Terbaik dan Produksi Terbaik. Selain itu, Stalingard juga ditayangkan di Festival Film Internasional Moskow ke-18.

Baca juga:  Nonton Streaming To All The Boys I've Loved Before 2 Sub Indo

Saving Private Ryan (1998)

Film besutan sutradara Steven Spielberg ini mengambil latar D-Day Invasion atau invasi D-Day pada 1944.

Saving Private Ryan menggambarkan pendaratan tentara sekutu di Pantai Omaha melalui kisah petualangan Kapten John H. Miller yang berupaya menyelamatkan seorang prajurit bernama Ryan.

Film Perang Dunia II ini mendapatkan ulasan positif dari kritikus film. Mereka memuji penampilan para aktor (termasuk Tom Hanks), arahan Spielberg, penggambaran film yang tampak realistis, sinematografi, scoring, dan screenplay.

Di ajang 71st Academy Awards, Saving Private Ryan membawa pulang lima piala Oscar unguk kategori Best DirectorBest Film Editing, Best Cinematography, Best Sound, dan Best Sound Effects Editing.

Schindler’s List (1993)

Masih karya sutradara kenamaan Hollywood Steven Spielberg. Schindler’s List menceritakan seorang pengusaha Jerman bernama Oskar Schindler.

Bersama istrinya, Oskar menyelamatkan lebih dari 1000 kaum Yahudi Polandia dari pembantaian Hollocaust. Kemudian, dia memperkerjakan kaum Yahudi itu dipabriknya.

Schindler’s List dibintangi sederet aktor dan aktris ternama Hollywood seperti Liam Neeson, Ralph Fiennes, Ben Kingsley, dan Caroline Goodall.

Tak hanya mendapatkan ulasan positif dari kritikus film, mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton juga memuji film ini.

Saving Private Ryan berhasil meraih 12 nominasi di ajang penghargaan Academy Awards dan memenangkan tujuh, termasuk Best Picture, Best Director, Best Adapted Screenplay, dan Best Orgininal Score.

Letters From Iwo Jima (2006)

Pada tahun 2006, Clint Eastwood merilis dua film bertemakan Perang Dunia II yaitu Flags of Our Father dan Letters from Iwo Jima. Kedua fim tersebut menceritakan Pertempuran Iwo Jima.

Bedanya, Flags of Our Fathers berdasarkan perspektif Amerika Serikat, sedangkan Letters from Iwo Jima dari sudut pandang Jepang.

Baca juga:  10 Film Perjuangan Kemerdekaan Indonesia Terbaik

Kisah film Letters from Iwo Jima berfokus pada dua tentara Jepang yaitu Jenderal Tadamichi Kuribayashi dan prajurit bernama Saigo. Keduanya harus berjuang mempertahankan Pulau Iwo Jima. Lokasi pulau ini sangatlah strategis sehingga tak boleh jatuh ke tangan musuh.

Letters from Iwo Jima meraih kesuksesan di box office dengan meraup pendapatan sebesar 68,7 juta dolar AS dan berhasil memboyong piala Oscar untuk kategori Best Sound Editing.

Grave of the Fireflies (1988)

Film ini merupakan salah satu film animasi garapan Studio Ghibli yang mengambil latar Perang Dunia II. Grave of the Fireflies menghadirkan kisah haru tentang kakak beradik bernama Seita dan Ketsuko, anak dari tentara Angkatan Laut Jepang yang tinggal di Kobe.

Pada suatu hari, Amerika Serikat membom kota Kobe. Dalam serangan itu ibu kedua anak itu tewas dan mereka kehilangan tempat tinggal. Seita dan Ketsuko akhirnya harus berjuang hidup mandiri ditengah-tengah keadaan Jepang yang terpuruk diakhir Perang Dunia II.

Kepiawaian sang sutradara, Isao Takahata, dalam mengemas film ini terbukti berhasil mengocok emosi penonton dengan menyuguhkan gambaran dampak buruk perang terhadap masyarakat dan individu. Kendati begitu, ia menampik bahwa Grave of the Fireflies adalah film anti perang.

Downfall (2004)

Rasanya kurang pas kalau membahas film Perang Dunia II tanpa Adolf Hitler. Downfall mengisahkan hari-hari terakhir sang fuhrer.

Disutradarai oleh Oliver Hirschbiegel, film ini merupakan adaptasi dari dua buku non-fiksi, yaitu Inside Hitler’s Bunker karya Joachim Fest dan Until the Final Hour karya Traudl Junge dan Melissa Müller.

Setelah perilisannya Downfall sempat menuai kontroversi karena menampilkan sisi kemanusiaan Hitler.

Meski begitu, film ini terbilang sukses di box office dengan meraup pendapatan sebesar 92 juta dolar AS. Di ajang penghargaan 77th Academy Awards, Downfall masuk nominasi untuk kategori Best Foreign Language Film

The Longest Day (1962)

Menggambarkan neraka di Normandia, film The Longest Day menceritakan invasi D-Day dari dua sudut pandang, yakni sekutu dan Nazi Jerman.

Baca juga:  Nonton Film The Little Hours (2017) Sub Indo, Full Movie

Yang menarik dari film ini, sang sutradara membuatnya dengan gaya yang hampir mirip film dokumentasi. Ketika menontonnya, penonton akan merasa lebih terekspos dengan kengerian pertempuran di Pantai Omaha, Normandia.

The Longest Day berhasil memboyong dua piala Oscar dan dinominasikan untuk tiga lainnya.

Pada awal perilisannya, film ini masih dalam format hitam putih, namun pada 1994 versi berwarnanya akhirnya dirilis untuk memperingati 50 tahun invasi D-day.

Penutup

Sekian pembahasan mengenai rekomendasi film bertemakan Perang Dunia II terbaik.

Dari ketujuh film di atas, manakah film perang favoritmu?

Jangan lupa like, share, dan komen artikel ini, ya!

 Ikuti terus informasi seputar Film atau artikel menarik lainnya hanya di Sushi.id!

Written by Andin A.

Former content writer for big companies and small startups. Currently working as SEO Writer for Sushi.id. Sometimes I read politics and international affairs. Contact me: [email protected]

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

Loading…

0
BLACKPINK REALITY SHOW 24 365 1

Blackpink Reality Show Episode 2 | Jisoo Bermain Api?

the con artists sub indo

Nonton The Con Artists (2014) Sub Indo, Full Movie