Apa kamu merasa ribet kalau harus memakai headset yang menggunakan kabel? Atau kamu pernah mengalami kabel headset kamu sering nyangkut? Nah, tahukah kamu bahwa kini ada headset bluetooth terbaik yang dijual murah.

Headset bluetooth ini juga tidak kalah, lho, soal kualitas suara dibanding headset kabel. Merek-merek headset ternama pun kini menyediakan headset tanpa kabel dengan harga miring.

Selain bisa digunakan untuk perangkat Android, headset-headset di bawah ini juga bisa digunakan untuk perangkat iPhone.

Penasaran apa saja headset bluetooth terbaik? Langsung simak rekomendasi headset bluetooth terbaik dan murah berikut.

Rekomendasi Headset Bluetooth Terbaik dan Murah di 2020

Headset bluetooh memang lebih cocok untuk kamu yang sehari-harinya commuting menggunakan transportasi umum atau buat kamu yang rutin nge-gym. Pasalnya, dengan headset nirkabel kamu enggak perlu repot-repot ngelurusin kabel atau mesti hati-hati supaya kabelnya enggak ketarik.

Berikut ini adalah rekomendasi headset bluetooth berbagai jenis mulai dari over-ear, on-ear, hingga in-ear incaran kamu!

1. Redmi Airdots TWS

headset bluetooth terbaik

Redmi Airdots bisa disebut sebagai headset Bluetooth terbaik dengan harga di bawah 500 ribuan. Meskipun desainnya sederhana, kamu enggak perlu lagi ragukan teknologi yang terpasang pada headset yang satu ini.

Redmi Airdots dilengkapi dengan driver berukuran 7.2 mm untuk pengalaman musik terbaik dan konektivitas Bluetooth 5.0, baterai yang lebih hemat dan punya jangkauan lebih luas.

  • Konektivitas: Bluetooth 5.0
  • Durasi Pemakaian: 4 jam (dipakai terus)
  • Baterai: 40 mAh
  • Jarak maksimum: 10 meter
  • Harga: Rp155 ribu- Rp235 ribu

2. Xiaomi Haylou GT2 

headset bluetooth terbaik

Selanjutnya, ada Xiaomi Haylou GT2. Meski dibanderol dengan harga murah, headset bluetooth terbaik ini memiliki spesifikasi yang mumpuni seperti driver 7,2 mm yang mampu mengantarkan frekuensi tinggi dan bass yang kuat.

Selain itu, untuk daya tahan pemakaian baterainya, headset ini mampu bertahan hingga 4 jam dan waktu charge-nya juga hanya 1,5 jam.

  • Konektivitas: Bluetooth 5.0
  • Durasi Pemakaian: 4 jam
  • Baterai: 43mAh
  • Jarak Maksimum: 10 meter
  • Harga: Rp220 ribu – Rp299 ribu

3. Anker Soundbuds Slim Plus 

anker soundbuds

Anker SoundBuds Slim Plus adalah headset bluetooth terbaik berjenis in-ear yang dilengkapi dengan fitur IPX 5 water resistant. Artinya, headset ini tahan air.

Soal harganya, Anker Soundbuds Slim Plus berada dikisaran Rp400 ribu – Rp500 ribu. Headset ini dinilai nyaman dan memiliki kualitas audio yang menyenangkan. Dengan harga yang ramah kantong, kamu bisa mendapatkan headset dengan teknologi canggih dan fitur-fitur keren!

  • Konektivitas: Bluetooth 4.1
  • Durasi Pemakaian: 7 jam
  • Fitur: IPX 5 water resistant
  • Driver: 6mm x 2
  • Jarak maksimum: 10 meter
  • Waktu charge: 1,5 jam
  • Harga: Rp400 ribuan – Rp500 ribuan

4. Anker Soundcore Liberty Neo 

headset bluetooth terbaik

Anker Soundcore Liberty Neo adalah headset nirkabel  untuk kamu pendengar musik kasual yang mencari headset dengan harga terjangkau. Headset ini cocok untuk kamu yang setiap harinya melakukan perjalanan (commuting) atau nge-gym.

  • Konektivitas: Bluetooth 5.0
  • Durasi Pemakaian: 3,5 jam
  • Fitur: IPX 5 water resistant
  • Harga: Rp700 ribuan

5. SONY WI-C200

Sony Wi c200 headphone murah gaming

Sony WI-C200 adalah headphone in-ear bluetooth terbaik dan murah yang cocok buat kamu yang suka musik bass-heave genre.

Keunggulan headset ini antara lain ringan sehingga mudah dibawa-bawa, dan memiliki daya tahan baterai yang baik.

Sayangnya, Sony WI-C200  tidak dilengkapi dengan fitur noise cancelling. Secara keseluruhan dengan harga Rp400 ribuan kamu sudah bisa mendapatkan headset dengan fitur dan teknologi canggih.

  • Konektivitas: Bluetooth dan NFC
  • Fitur unggulan: quick charge 10 menit untuk 60 menit playback
  • Durasi Pemakaian: up to 15 jam.
  • Driver: 9mm
  • Berat: 15 g
  • Harga: Rp400 ribuan – Rp500 ribuan

6. SONY WI-C400

Sony Wi c400 headphone murah

Selanjutnya ada Sony Wi-C400. Dibanderol dikisaran Rp700-800 ribu, Sony WI-C400 merupakan headset bluetooth yang dilengkapi dengan fitur masa pakai baterai yang baik, kontrol yang mudah dan nyaman digunakan, dan koneksi bluetooth, serta NFC.

Akan tetapi, bagi kamu yang suka bass sepertinya enggak akan suka sama headset ini. Pasalnya, headset ini ditujukkan untuk para treble-heavy. Keunggulan headset iini adalah ringan, mudah dan cepat dikoneksikan ke perangkat Android, dan memiliki baterai yang tahan lama.

  • Konektivitas: Bluetooth dan NFC
  • Driver Unit : 9mm
  • Durasi Pemakaian: Max. 20 jam
  • Berat: 35 g
  • Jenis headphone: Closed dynamic
  • Harga: Rp700 ribuan – Rp800 ribuan

7. JBL T205 BT

JBL T205 BT

 

Dengan kualitas dan desain yang solid, JBL T205 BT adalah headset bluetooth yang bagus untuk digunakan di rumah ataupun di tempat umum.

Headset ini dinilai cukup bagus untuk model in-ear. Secara keseluruhan headset JBL T205 BT memberikan suara yang bersih dan balance-nya yang pas. Bass-nya juga tidak over-bearing.

Dengan ukuran driver 12,5mm dan sensitivitas 100db, headset ini pantas disebut headset bluetooth terbaik dan murah untuk perangkat Android.

  • Konektivitas: Bluetooth 4.0
  • Driver: 12.55 mm
  • Durasi Pemakaian: 6 jam
  • Baterai: 120mAh
  • Harga: Rp600 ribuan -Rp800 ribuan

8. Nakamichi My Music HUE NEP TW2S

headset nakamichi

Merek headset wireless yang satu ini memang jarang disebut. Akan tetapi kualitas Nakamichi My Music Hue NEP-TW2S enggak perlu kamu ragukan lagi.

Kualitas suara headset ini sangat baik untuk telepon atau mendengar musik. Didukung dengan bass yang kuat dan model yang minimalis serta modern, headset Nakamichi My Music Hue NEP-TW2S akan menambah keren gaya kamu!

Meski hanya dapat memutar musik selama 2 jam pada kapasitas baterai penuh, headset ini dilengkapi dengan fitur bisa mengisi daya pada charging case  yang dapat kamu bawa kemana-mana.

  • Konektivitas: Bluetooth 4.2
  • Driver unit: 6mm
  • Durasi Pemakaian: up to 2 jam
  • Baterai: 300 mAh
  • Harga: Rp950 ribuan

    Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membeli Headset Bluetooth

    Sebelum kamu membeli headset bluetooth atau wireless, ada baiknya kamu mengetahui beberapa hal penting tentang headset tanpa kabel tersebut agar enggak salah beli. Lantas apa saja yang perlu diketahui dan diperhatikan sebelum membeli headset bluetooth?

    1. Jenis Wireless

    Ketika kamu memikirkan headset nirkabel, kamu mungkin berpikir tentang headset Bluetooth. Nah, di pasaran ada beberapa teknlogi wireless jadul yang masih digunakan meski sudah jarang. Salah satunya adalah frekuensi radio seperti yang ditemukan pada headset/headphone Sennheiser RS120.

    2. Bluetooth dan Kualitas Suara

    Kualitas suara yang kamu dapatkan pada headset Bluetooth tergantung pada codec audio yang digunakan. Codec adalah perangkat lunak yang menyandikan audio di satu ujung dan menerjemahkannya di sisi lain. Pemutar audio (HP kamu) dan headset kamu harus mendukungnya.

    SBC

    Ini adalah versi awal Bluetooth yang sangat meng-compressed audio, sehingga menghasilkan suara digital yang kasar.

    Sebuah situs pengujian kualitas audio yakni SoundExpert menyimpulkan bahwa pada bitrate 372Kbps SBC sebanding dengan file AAC pada 192Kpbs.

    aptX

    Sebagian besar perangkat Android mendukung codec ini. aptX memberikan suara yang mirip CD pada bitrate 352Kbps dengan latensi lebih rendah dan menggunakan audio terkompresi.

    aptX HD

    Lebih baik dari aptX adalah aptX HD, yang mampu menghasilkan suara pada bitrate lebih tinggi dari 576Kbps, dan memiliki latensi yang lebih rendah. Beberapa perangkat yang mendukung aptX HD, antara lain Galaxy Note 9, OnePlus 5T, dan LG V30.

    AAC

    Apple tidak mendukung aptX untuk perangkat iPhone atau iPad. Alih-alih, Apple menggunakan AAC, yakni variasi SBC yang disempurnakan.

    AAC  menggunakan bitrate lebih rendah (256Kbps), tetapi efisien dalam codec, sehingga  membuatnya setara dengan aptX.

    Menggunakan headset yang kompatibel dengan AAC dengan sumber lagu dari Apple Musik juga dapat mengurangi penurunan kualitas suara.

    Latensi

    Latensi adalah masalah utama yang sering dijumpai pada headset Bluetooth. Latensi adalah penundaan singkat atau delay antara sinyal audio yang dikirim dan yang diterima (saat kamu mendengarnya).

    Kamu mungkin enggak akan menyadarinya saat mendengarkan musik, tetapi jika kamu menonton video atau bermain game, hal tersebut dapat menyebabkan suara menjadi tidak sinkron dengan gambar.

    Oleh karenanya, kamu perlu membeli headset nirkabel khusus untuk bermain game. Latensi juga bervariasi dan tergantung pada pengaturan perangkat keras dan perangkat lunak kamu. Misalnya aptX HD, yang secara signifikan mengurangi latensi dibandingkan dengan codec yang lebih lama.

    Penggunaan AAC oleh Apple dengan Airpods telah meminimalkan latensi hingga tingkat yang nyaris tidak terlihat.

    3. Battery Life

    Headset Bluetooth mendapatkan daya dari baterai yang diisi ulang (di-charge). Headphone Bluetooth over-ear memiliki kapasitas baterai yang lebih besar besar, bisa bertahan hingga 20 atau 30 jam — JBL Everest, misalnya, menjanjikan daya tahan baterai hingga 25 jam.

    Di sisi lain, earbuds bluetooth seperti Redmi Airdots, memiliki daya tahan baterai yang lebih pendek. Penting untuk diingat bahwa  tingkat volume mempengaruhi masa pakai baterai. Semakin keras musik kamu, maka semakin menguras baterai.

    4. Pairing Headset Bluetooth ke HP

    Menghubungkan headset Bluetooth ke HP bisa cepat dan bisa juga membuat frustasi.

    Chip W1 yang ada pada AirPods hanya membutuhkan waktu 3 detik untuk pairing. Sistem operasi Android 6.0 dan di atasnya juga menawarkan sistem yang sama cepatnya yang disebut Fast Pair.

    Selain itu, ada pula beberapa headset dan headphone yang menggunakan NFC untuk mempercepat pairing.

    5. Headset Bluetooth Enggak Memiliki Remote

    Ya, headset bluetooth enggak punya remote atau tombol yang biasanya ada pada headset berkabel.

    Headset bluetooth biasanya hanya memiliki fitur yang sederhana saja. Ini mencakup mikrofon.

    Ada juga beberapa headset yang memiliki tombol atau sensor sentuh yang dapat berfungsi untuk mengaktifkan voice controls.

    Aksesibilitas kontrol dari headset bluetooth yang ingin kamu beli adalah sesuatu yang harus selalu kamu coba ketika membeli headset bluetooth baru.

    Pasalnya, terkadang desain dan tata letak tombol tidak praktis, sehingga susah digunakan, terutama jika kamu berada di gym.

    6. Faktor Bentuk dan Ukuran Headset (over-ear, on-ear, dan in-ear)

    Headset atau headphone nirkabel hadir dalam tiga style standar yakni over-ear, on-ear, dan in-ear. Dari segi tampilan dan fungsinya headphone over-ear dan on-ear hampir sama dengan headphone yang dengan kabel. Tetapi headset in-ear, sangat berbeda.

    Headset in-ear adalah earbud nirkabel atau true wireless earbuds. Berbeda dengan model awal yang masih memiliki kabel yang akan mengelilingi bagian belakang leher kamu, kini banyak model yang enggak memiliki kabel sama sekali, seperti Samsung Gear IconX, Jabra Elite 65T, Sony, dan lainnya.

    Untuk pengisian kabel headset in-ear biasanya melalui kasingnya. Akan tetapi beberapa masalah yang sering dijumpai pada headset jenis ini adalah latensi dan daya tahan baterai lebih pendek.

    Dari sisi harga, headset bluetooth in-ear lebih mahal daripada headset kabel dan ukuran kecil membuat headset ini lebih mudah hilang.

    Penutup

    Itulah dia beberapa rekomendasi headset bluetooth terbaik dan murah di 2020 yang bisa kamu lirik dan jangan lupa pastikan headset yang kamu beli original!

    Baca juga artikel seputar Teknologi atau artikel menarik lainnya dari Nasution.


    Nasution

    IR grad student. Former Content Writer for big companies and small startups. SEO Writer for Sushi.id.

    %d bloggers like this: