Spoiler The Nun: Memutar Balik Ekspektasi Dalam Rupa Religius

Valak Sang Iblis

Tahun 2018 lalu, film The Nun sangat ditunggu oleh pecinta genre horror dan juga fans dari saga The Conjuring. Bonnie Aarons–sang pemeran sosok Valak, dipercaya kembali membawakan perannya yang ikonik tersebut.

Setelah Valak sukses membuka mata penonton bahwa entitas ghaib mampu mengelabuhi manusia di zaman modern ini, nyatanya Sam Raimi pun juga berhasil menghadirkan entitas lain yang memiliki kekuatan melebihi sosok Valak sendiri. Bahkan, sosok ini mampu menyerupai wujud dari Holy Spirit loh!

Cukup menarik bukan?

Sebelum kita mengulas entitas tersebut dalam The Unholy, yuk kita ‘tur’ sejenak untuk memahami klasifikasi dari tingkatan entitas tersebut dan seberapa kuatnya mereka dalam artikel ini.

Ulasan Singkat The Nun

Sister Victoria

Sinopsis

Kisah ini bermula ketika seorang Biarawati muda ditemukan tewas gantung diri di depan Biara terpencil di Rumania. Pihak kepemimpinan Vatikan yang mendengar kabar ini, lalu mengutus seorang Pendeta dengan masa lalu yang kelam dan seorang calon Biarawati untuk menyelidiki penyebab dari peristiwa ini.
Apa yang sebenarnya penyebab kematian Biarawati tersebut?

Ulasan

Membawakan film dengan balutan adat Kristiani tentu bukan hal yang sembarangan, dan tidak mudah. Unsur adat, sejarah, dan detail-detail yang menyertainya harus akurat, juga jangan sampai melenceng jauh seperti yang pernah dilakukan Dan Brown dalam The DaVinci Code.

Film The Nun cukup beruntung dapat membawa nama Vatikan yang kemudian disambut dengan tangan terbuka. Berbeda nasib dengan Angels and Demons, yang justru mendapat kecaman dari pihak Roma sendiri; terutama saat pengambilan gambar lokasi dari Basilica St. Peter. Hingga akhirnya tim Angels and Demons merekonstruksi ulang set lokasi Vatikan menggunakan teknologi CGI.

Bagi Penulis, kekurangan The Nun terletak pada alur cerita yang dirasa terlalu cepat. Sehingga, netizen yang kurang bisa mengikuti saga Conjuring, merasa janggal dan muncul pertanyaan pada beberapa hal.

Artikel ini diharapkan bisa menjawab rasa penasaran dan hal yang mengganjal dalam benak netizen, sesuai dengan wawasan yang dimiliki Penulis.

Baca juga:  Tak Hanya Gemesin, Aktor Cilik Korea Ini Penerus Masa Depan

[Q and A] Valak dalam Film The Nun

Siapakah Valak Sebenarnya?

‘Kaul’ seorang Biarawan/Biarawati, dan mengapa Valak bisa sekuat itu. Valak adalah tangan kanan dari Lucifer, sang penguasa dunia kegelapan bawah. dikenal juga sebagai Presiden dan pemimpin ribuan pasukan setan, yang jumlahnya melebihi banyaknya umat manusia di bumi.

Sosok asli Valak berwujud anak kecil bersayap yang menunggangi kuda. Biasanya Valak dipanggil dalam ritual pagan untuk meminta kekayaan, keajaiban atau juga menambah kekuatan sihir hitam.

Jika Valak Adalah Iblis, Kok Bisa ia Nyalakan Lilin yang Ada di Biara?

Perlu dipahami, bahwa jenis makhluk astral mempengaruhi seberapa kuat penanganannya. Dalam film The Nun, kita menemukan 3 jenis makhluk astral: Roh, Hantu, dan Iblis.

Kekuatan dari Iblis, Hantu dan Roh ternyata sangat berbeda. Iblis dan Hantu, mampu memancarkan energinya untuk menggerakkan benda, demi berkomunikasi atau memperingatkan makhluk di sekelilingnya. contohnya ada pada Valak dan Daniel (hantu).

Sedangkan untuk Roh, lebih kepada menyampaikan pesan positif lewat bisikan, menampakkan wujud, atau hanya sekedar melalui media alam bawah sadar di dalam mimpi subyeknya.

Untuk apa kah Valak menyalakan lilin (merah) di Biara tersebut?

Selain untuk memperingatkan keberadaan entitas lain di sekitarnya, fungsi memilih lilin berwarna merah disebabkan karena benda tersebut memiliki energi spiritual yang kuat.
Alasan itu juga yang menyertai penggunaan lilin merah dan hitam, sebagai media sakral dalam upacara pagan atau doa-doa meditasi.

Mengapa Valak Merasuk pada Sosok Biarawati?

Wujud ‘Biarawati’ yang dipilih Valak adalah rupa fisik terakhir yang dilihat oleh Iblis pada calon inangnya, sebelum akhirnya masuk ke dunia manusia. Dalam kasus ini, Valak menirukan wujud dari Suster Kepala.

Penjelasan versi James Wan:
Menurut sang sutradara, jika James memvisualisasikan Valak ke dalam bentuk aslinya, maka proses CGI akan terlalu memakan waktu prosesnya.

Sedangkan visi James sendiri, ia ingin menampilkan suasana mencekam yang merasuk kedalam jiwa penonton, dari sosok yang seharusnya suci namun berbalik memancarkan aura kegelapan.

Bagaimana Valak Mampu Lewati Rentetan Salib di Lorong Biara?

Valak adalah iblis dengan kemurnian entitas yang berbeda dari hantu dan roh. Kekuatannya hampir setara dengan Lucifer, yang mampu mengalahkan Malaikat Gabriel di film Constantine. Yang membedakan Lucifer dan Valak hanyalah kedudukannya, dan di mana masing-masing iblis ini melakukan perannya.

Setting cerita film The Nun sendiri terjadi pada tahun 1952. Penduduk desa saat itu masih belum mengenal teknologi dan evolusi entitas ghaib. Apalagi pada masa itu, legenda Drakula dalam fabel Stoker masih sangat kental.

Baca juga:  7 Film Anak-Anak Terbaik yang Seru, Mendidik, dan Inspiratif

Mereka percaya, bahwa memasang palang berbentuk salib (tanpa diberkati) pun pasti mampu “mengusir setan”. Sedangkan, semakin maju sebuah teknologi dan manusia, entitas ghaib pun juga makin berevolusi. Kamu pasti belum tahu kan, kalau makhluk-makhluk ini sudah tidak takut pada sinar matahari?

Mengapa Valak Hanya Berkeliaran di Biara?

Menurutku, walaupun salib-salib yang terpancang dan tergantung di sekitar Biara hanyalah kayu biasa, namun sebagian dari salib itu juga sudah diberkati dengan air suci.

Makam-makam di luar Biara belum tentu berisi orang bersalah, ada juga tubuh dari penduduk sekitar dengan roh-roh murni yang didoakan. Dengan keberadaan Roh murni dan salib yang diberkati itu lah, alasan mengapa Valak hanya mampu berkeliaran di dalam Biara seperti yang dikatakan Frenchie.

Dalam kisah ini, Valak pun terkesan sangat menginginkan Relik Darah Yesus. Bisa jadi, alasan kedua mengapa Valak berkeliaran di dalam Biara, karena Dia berambisi untuk menghancurkan Relik tersebut.

Mengenai dua korban bunuh diri di desa, Penulis mengambil kesimpulan seperti ini:
Walaupun Iblis tidak mampu keluar dari Biara, bukan berarti Dia tidak mampu ‘membelah diri’, kan?

Dia mengutus roh gelap (dalam film ini berwujud Suster berwajah hitam) untuk menjalankan terornya.

Dimanakah Darah Yesus Berada?

Pertanyaan ini cukup membuatku deja vu tentang kejadian serupa dalam film tahun 1995 berjudul The Tales From The Crypt: Demon Knight.

Di film tersebut, darah Yesus berada pada “Kunci” berbentuk bulat dan disimpan koper seorang pria. Dikarenakan malam itu penuh dengan setan, maka tetes demi tetes darah tersebut di torehkan pada jendela dan pintu penginapan yang kemudian menampakkan sinar berwarna merah menyala.

Usut punya usut, sang pembawa koper berisi kunci tersebut adalah wujud reinkarnasi kedua dari seorang Nazareth¹ yang menyimpan darah Yesus saat menetes dari kayu salib di Golgota².

Dari gambaran singkat itu, Penulis coba membuat kesimpulan bahwa, kemungkinan serupa dapat terjadi pada “riset” yang dilakukan James saat proses pembuatan film The Nun.

Blood of Jesus Christ

Informasi berikutnya, Vatikan adalah pusat keagamaan Katolik terbesar di dunia, tentunya tidak mungkin lembaga sebesar itu tidak menyimpan Darah Yesus yang asli bukan?
Tidak ada sejarah, tidak mungkin ada inspirasi cerita ‘kan?

Jika Bukan tentang Kematian Valak, Lalu Kenapa Judulnya “The Nun“?

Penulis memahami bahwa imajinasi liar dan ekspektasi netizen, tercipta dari adegan para Biarawati dalam paduan suara yang muncul di Conjuring 2. Semua orang mengira, bahwa Valak adalah Roh yang membalas dendam karena kematian yang tidak wajar.

Baca juga:  Nonton Film Look That Kill (2020) Sub Indonesia, Full Movie

Ibarat Soul Stone yang ternyata berada di Vormir dalam film Avengers: Infinity War, teori-teori yang bermunculan dari netizen pun tanpa sengaja terpatahkan dengan sendirinya.

Valak adalah Iblis dengan energi inti, yang mampu berubah wujud sesuai dengan kehendaknya. Jadi, dalam film ini tidak ada arwah penasaran yang membalas dendam.

Sister Oana

Suster Kepala, Suster Oana dan Suster Victoria adalah Roh murni yang menyampaikan pesan kebaikan untuk menyelamatkan Suster Irene. Sesuai dengan bunyi Doa Fatima dalam ajaran Katolik:

“Ya Yesus, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah semua jiwa-jiwa ke surga; terutama mereka yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin.”

Sedangkan untuk judul The Nun, mengarah pada kisah perjalanan Irene sebagai seorang calon Suster di Rumah Sakit St. Vincent, untuk menjadi Biarawati sejati.

Dalam ajaran Katolik, gelar tersebut juga disebut sebagai ‘Mempelai Kristus’, orang yang sudah benar-benar memilih hidup selibat³ dan memantapkan hatinya hanya untuk melayani Yesus Kristus.

Prosesi Kaul Susteran

Upacara penobatan Irene menjadi Biarawati oleh Pastor Burke, disebut sebagai ‘Kaul’ atau sumpah pelayanan di hadapan Yesus Kristus. Proses tersebut pun memiliki berbagai tantangan dan ujian yang tidak main-main.

Bila kita tengok lagi, berbekal dari penglihatan “Mary points a way…” , Irene bagaikan Virgin Mary yang menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel. Kemudian ia bertemu dengan Frenchie yang cukup rupawan.
Ditambah lagi kejadian mistis yang menguji keimanan Irene, semua cukup menempa dia menjadi seorang Biarawati sejati.

Penutup

Pesan moral dalam film The Nun adalah:

Kita semua diingatkan untuk terus berdoa dimana pun dan kapan pun kita berada. Walaupun badai menerpa, ujian hidup semakin berat, harapan mulai sirna; ingatlah untuk selalu menyalakan cahaya di tengah kegelapan.

Catatan kaki:
1. Nazareth: kota tempat Yesus dilahirkan.
2. Golgota: bukit tempat Yesus disalibkan.
3. Selibat: sebuah pilihan hidup yang bersumber dari suatu pandangan atau pemikiran tertentu yang memutuskan sang pribadi untuk memilih hidup tanpa menikah. Pilihan hidup ini, meskipun bebas dianut oleh siapa saja, sebagian besar dilakukan oleh kaum rohaniwan dari agama Kristen dan biksu/bikuni dari agama Buddha. (Sumber: Wikipedia)

Written by Vian Everdeen

nonton film seo bok

Nonton Film Seo Bok (2021) Sub Indo, Streaming Full Movie

nonton navillera

Nonton Navillera (2021) Sub Indo, Streaming Drama Korea