Spoiler Loki Episode 2: Siapa Sebenarnya Sosok Varian Tersebut?

Ketika Loki menemukan ‘dirinya sendiri’ yang lebih lihai dan berpengalaman

Memasuki episode ke dua, nampaknya serial Loki makin menarik dan menjadi sebuah magnet bagi penggemar-penggemar baru. Pastinya, dengan hadirnya serial ini, semakin membuat antusiasme penonton yang menantikan momen multiverse juga semakin menggebu.

Seperti yang sudah kita saksikan pada episode pertama, bahwa peristiwa kaburnya Loki menimbulkan sebuah pencabangan garis waktu baru. TVA yang bertugas menjaga kestabilan roda waktu bersama dengan The Time-Keeper, merasa bahwa hal ini adalah ancaman baru yang harus mereka bereskan dari seorang Varian Loki.

Namun, Varian Loki yang besama mereka tidak tahu bahwa ada ‘Loki’ lain yang sedang berkeliaran dan mengacam keselamat mereka, TVA dan  The Time Keeper. Mampukah mereka melawan Varian yang satu ini?

Loki dan Miss Minute

Adegan yang muncul di awal episode ini, menunjukkan bahwa Loki sedang menjalani masa pelatihan bersama Miss Minute. Di sana, Loki mungkin tetap dijadikan tawanan—namun dengan sedikit kelonggaran, karena mereka (TVA) membutuhkan kemampuannya. Dan tugas  Miss Minute adalah membuka wawasan Loki tentang cara kerja waktu di TVA.

Nyatanya tingkah Loki terhadap Miss Minute nampak sangat usil—‘sangat Loki’ sekali, seperti yang dikenal oleh para fanbase-nya. Dan entah kenapa, Sushi yakin nih—para cewek yang ngefans sekali dengan loki, pasti ingin sekali berada di posisi Miss Minute kan? Hahaha.

Berbicara mengenai Loki, ia nampaknya paham betul soal variasi Loki lain yang dijelaskan oleh Mobius. Bahkan ia memahami dan mampu menjelaskan soal dupikasi dan ilusi kepada Mobius—yang mau tak mau mengakui bahwa pendapat Loki sangat valid. Fyi, tampilan berbagai variasi tersebut diadaptasi dari komik Loki versi berikut:

 

Time Variance Authority yang Terlalu Sombong

Sejak melihat pemburu B-15 (Wunmi Mosaku) menangkap Loki di Mongolia, hingga dibawa ke TVA—Sushi merasa B-15 terlalu meremehkan kemampuan Loki, walaupun sihir dari Loki sama sekali tidak bekerja di TVA.

Berbeda dengan Mobius. Sejak awal, Mobius punya keyakinan bahwa Loki (yang ini) dapat membantunya dalam memecahkan kasus—bahkan menangkap Varian yang ia kejar. Walaupun ada satu sisi dimana Mobius harus berhati-hati pada kelihaian Loki, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa prinsipnya masih tetap sama.

Ravonna Renslayer juga meragukan prinsip dan jalan pikiran Mobius, yang memercayakan kasusnya di tangan Loki. Pasalnya, cara yang dilakukan Mobius ini terlalu kontroversial menurut hukum TVA.

Sebenarnya tidak hanya di TVA, momen ini pun pernah terjadi dalam The Falcon and The Winter Soldier yang tayang sebelum Loki—dimana Ayo, perwakilan dari negara Wakanda, benar-benar memperingatkan Bucky tentang maksudnya membebaskan Baron Zemo demi menyelesaikan kasus dari Karli Morgenthau.

Bagi TVA dan Wakanda, hal ini sangat menentang aturan hukum yang mereka jalankan, dan juga cukup mempertaruhkan reputasi TVA sebagai sebuah organisasi. Tetapi, bagi Sushi—yang tidak disadari oleh TVA adalah mereka-terlalu-sombong.

Mereka tidak mau mengakui bahwa kemungkinan besar, rencana dan visi yang dilakukan Mobius bisa saja berhasil. Karena apa? Analisa Sushi mengatakan: karena Loki yang saat ini bersama mereka, adalah Loki dari tahun 2012; yang masih salah arah, belum berkembang, dan belum ditempa.

Lalu apa yang membuat Sushi yakin dan percaya dengan visi Mobius? Sushi dan teman-teman semua yang sudah menonton episode pertama, pasti juga merasakan derita yang dirasakan Loki setelah ia memutar kilasan masa depannya dalam relitas utama.

Dalam ilmu psikologi, seorang yang berhati dingin pun suatu hari akan memiliki kesadaran amigdala tersendiri, yang akan tumbuh dan beradaptasi seiring seberapa trauma yang ia rasakan atau peristiwa apa saja yang baru saja menempanya. Terbukti dalam kalimat Loki yang ditujukan untuk B-15 dan Mobius:

“Dalam pepatah di Asgard; jika ada telinga serigala, maka gigi serigala tidak akan jauh.”

Jujur saja, tidak semua villain mau mengungkap sebagian taktiknya seperti Loki. Jadi, menurut Sushi, Loki yang saat ini bersama Mobius adalah pribadi baru yang siap membantu apapun rencana dari TVA, dan segera menuntaskan pencabangan garis-garis waktu tersebut dengan satu tujuan yang sederhana: ia tidak dihancurkan dari realitas utama.

Wawasan Perjalananan Waktu yang Menarik dalam MCU

Ketika Loki membuka berkas tentang dirinya dalam arsip TVA, Loki menemukan sebuah petunjuk yang secara langsung merupakan ‘jejak noda’ yang ditinggalkan oleh Varian Loki.

Hal ini membuat MCU memiliki teori, bahwa hukum kekekalan waktu yang selama ini membuat kita semua berpikir bahwa ‘perjalanan kembali ke masa lalu amatlah mengasyikkan’ dan bisa diatur sedemikian rupa, sehingga kita tidak perlu terlacak dalam sejarah hari itu.

Tetapi, MCU berhasil membuat teori yang terlalu mudah dipikirkan tersebut, kembali pada pakem tentang ketidaksempurnaan sebuah linimasa garis waktu–yang membuat Varian Loki berpikir dirinya tidak terlacak.

Sayangnya, tidak semudah itu Ferguso! walaupun sehebat apapun kamu memanipulasi jejak rekam waktu, setiap langkahmu tetap akan dicatat dalam sejarah hari itu–mesikpun kamu mengakalinya dengan bersembuyi di tengah kiamat/peristiwa (yang sudah pasti tetap memiliki ‘jejak noda’mu di dalamnya).

Pemburu Varian yang Sok Berkuasa

Dalam sebuah organisasi, dimanapun—di dunia nyata ini; ketika sang Ketua atau pemimpin sudah menyetujui usulan dan ide dari anggota yang jenius, pasti selalu ada panitia yang mengacaukan rundown acara yang sudah direncanakan matang-matang.

Begitu juga yang sudah dilakukan oleh para pemburu Varian dalam seri ini. Semua rencana yang dilakukan Mobius dan Loki, sudah disiapkan dan terencana dengan baik. Tetapi, karena ulah B-15 yang menurut Sushi agak terlalu sok berkuasa, akhirnya tim pun terbagi dan misi Mobius beralih pada rencana kedua.

Belum lagi ketika mereka ditanyai soal keberadaan dan urusan mereka di Alabama, salah satu pemburu mendorong kasar orang tersebut. Sontak, Sushi otomatis berkomentar “Hei! Yang tamu adalah kalian! Orang ini bertanya ‘siapa kalian’ ya karena kalian main nyelonong saja di masa genting orang lain!”

Untungnya ada Mobius yang menengahi, dan tetap saja mereka merasa Mobius seakan ingin menggagalkan misi mereka. Padahal, menurut Sushi, jabatan Mobius sepertinya lebih tinggi dari para pemburu itu.

Ketika akhirnya Varian Loki menampakkan dirinya dalam wujud possession, mereka kuwalahan dan hanya loki seorang yang mampu menghadapinya. Terbukti bahwa sebenarnya TVA yang terlalu merasa berkuasa, terkena buah simalakamanya sendiri lewat alat reset waktu yang dicuri oleh Varian Loki dan atas sikap mereka yang terlalu meremehkan kemampuan orang lain.

Jangan Terjebak pada Teori yang Sama

Sebagai pemirsa yang sudah mengikuti serial-serial ini mulai dari WandaVision, The Falcon and The Winter Soldier, hingga Loki; pastinya kita sudah belajar banyak hal mengenai visi dari MCU dan bagaimana jalan cerita film ini dibawakan.

Cerita ini adalah tentang Loki, dan bagaimana dia menuntaskan kekacauan yang telah ia buat. Jadi, bila ada teori-teori yang menyebut Varian Loki adalah The Enchantress, Sushi tidak sepenuhnya setuju. Tetapi bila menyebut peran yang dimainkan oleh Sophia Di Martino adalah Lady Loki, mungkin Sushi sedikit setuju.

Pasalnya, ini (sekali lagi) adalah kisah tentang Loki dan jenis wujudnya di berbagai linimasa waktu. Dan belum ada rumor yang terkonfirmasi bahwa memang ada kemunculan The Enchantress sejauh ini.

Selain bentuk headpiece-nya yang mirip dengan Loki, kedua gambar ini mungkin akan sedikit meyakinkanmu bahwa Sophia memang memerankan sosok Lady Loki yang selama ini digadang-gadangkan oleh fans MCU.

Petunjuk: “Sylvie Laufeydottir”, “Loki Laufeyson”, “Laufey” (Frost Giant dalam film Thor, ayah Loki).

 

Penutup

Menurut Sushi, kesimpulan yang bisa didapat dari episode kedua ini adalah:

“Sesempurna apapun Dewa waktu dalam mengatur kesempurnaan garis waktu, akan selalu ada kegagalan dalam sistem. Karena sejatinya ia adalah Dewa, bukan sang Penguasa Alam. Dan sesempurna apapun waktu diatur oleh sebuah alat dan kecerdasan tinggi—suatu hari akan menjadi boomerang bagi mereka sendiri.

Semoga review yang Sushi jabarkan ini, dapat membuka wawasan kamu dan menambah informasi tentang hal-hal yang membuatmu bertanya-tanya dari episode ini. Jangan lupa klik di sini, agar kamu tetap update dan mendapatkan notifikasi artikel Vian Everdeen dari sushi.id!

Review Sushi: Loki Episode 2
4.5

Analisa

Melihat dari bentuk headpiece yang ia kenakan, Sushi tidak berani menjamin bahwa dia adalah Enchantress.

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

Written by Vian Everdeen

"In a given space, only the Witch who cast the runes, can use her magic." ~Wanda Maximoff

nonton euro 2020 portugal vs jerman live streaming

Euro 2020: Jelang Laga Portugal vs Jerman

nonton live streaming euro 2020

Cara Nonton Live Streaming Euro 2020 di Mola